Home | About Me | Contact | Sitemap | Link Exchange

Baca Ini

|

Showing posts with label articles. Show all posts
Showing posts with label articles. Show all posts

NIQMATNYA SELINGKUH

Ibnu Mas’ud berkata: " Tidaklah muncul riba dan zina pada suatu desa kecuali Allah akan mengizinnkan kehancurannya."
" Yang paling banyak menjerumuskan manusia ke-dalam nereka adalah mulut dan kemaluan. " ( H.R. Turmudzi )
semoga Allah melimpahkan ekstra kesabaran kepada kita atas segala ujian baik berupa nikmat yang berkecukupan ataupun musibah yang belum juga sirna. Amin ya Roabb.

Membaca judul diatas bagi kita yang belum begitu paham bahasa arab, mungkin terkejut tapi bagi yang sudah tahu ya paling senyum-senyum saja. Kata Niqmat itu lawan kata dari Ni’mat yang mempunyai arti ancaman.
--------------------------------------
Di suatu pagi ditengah perjalanan, Pak Jamil berpapasan dengan Ustadz Jamal, sambil senyum-senyum Pak Jamil menyapa Ustadz Jamal, “ Assalaamu’alaikum Ustadz, aduh… dari mana mau kemana nih ! “, “ wa’alaikum salam warahmatullah, wah, pak Jamil kelihatan bahagia banget pagi ini “, jawab ustadz. “ ya iyalah ustadz siapa sih yang gak bahagia melihat istri setiap hari setiap malam selingkuh “, sahut Pak Jamil tanpa beban, “ Waduh cilaka, lihat istri selingkuh kok bahagia ! “ timpa ustadz Jamal terkejut, “ lho, emang kenapa ustadz, bukannya selingkuh itu wajib ? “ serang Pak Jamil, “ wajib gimana, dalil dari Hongkong ? “ sela ustadz Jamal, “ Begini ustadz dengar dulu penjelasan saya, setiap hari asal istriku tidak berhalangan, dia selalu baca Surat Cinta dari Kekasihnya minimal 5 kali sehari, nah kalau malam tiba kira-kira jam 2 dini hari dia bangun, terus bisikan saya “ maaf ya sayang, aku mau ketemuan dulu sama Kekasih aku “, tau gak ustadz apa Surat Cintanya ? Al-Qur’an, siapa Kekasihnya ? Allah SWT ! “ he he he……..
-------------------------------------
Sahabat, Selingkuh sepatah kata yang sangat ngetren diseluruh lapisan masyarakat manapun dan Negara manapun, anak SD saja tahu karena banyak artis yang mempopulerkan kata itu, selingkuh adalah kata penghalus dan pembungkus perbuatan ZINA yang sangat sangat diharamkan karena perbuatan Zina itu didekati saja tidak boleh.
" Dan janganlah kamu mendekati zina, sesunggunhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang tolol." ( Q.S. Al Isra 32).

Gak puas sama istri selingkuh ( ah dah longgar cari lagi ), gak puas sama suami selingkuh ( payah baru juga masuk dah keluar lagi ), gampang cari duit selingkuh ( mumpung ada, kapan lagi hapy-hapy ) , gak punya duit selingkuh (jual diri), merasa cantik n perfect selingkuh (cari yang lebih lah…siapa sih yang gak mau sama gua ) , terlalu gagah n ganteng selingkuh ( biasa cari variasi ),susah cari jodoh gak sabar selingkuh, tua selingkuh, muda selingkuh, mahasiswa selingkuh, pelajar selingkuh, anak SMP dan SMA sudah canggih berselingkuh/berzina…. Kiamat emang udah deket….nih !

Mengapa sih orang suka selingkuh ? memang segala bentuk kemaksiatan itu dibuat indah dan menyenangkan, tapi ingat CUMA SESAAT, SESAAT…! lha kalo terus terusan kan nikmatnya gak sesaat ? ya tetep sesaat dong !, saat kita sehat, saat punya duit, saat masih muda, saat ada yang mau, lha kalo sudah kakek-nenek peot rematikan bau tanah mau selingkuh lagi ? lha siapa yang mau ? kuntilanak kalei !.

Kita selingkuh karena ada Niat dan Kesempatan, Pertama : Niat terjadi karena adanya trigger pembangkit berupa deras dan dahsyatnya informasi audio visual tentang realitas perselingkuhan / perziaan diberbagai media dan aksi nyata dipentas-pentas perzinaan.

Taukah kita ketika kita jalan bersama istri dan anak kita di sebuah Mall atau Palza, di kanan kiri, depan belakang kita banyak dua jenis manusia yang gagah n macho bergandengan tangan mesra dengan wanita cantik lengkap dengan baju seronoknya ?
Setan akan membisikkan kepada istri kita, gila cakep n gagah banget tuh orang beda jauh dengan suami gua, asyik kali ya kalo bisa maen sama dia !, gak ketinggalan setan juga berbisik kepada sang suami, busyet biola Cina banget nih orang , nyesel deh gua gak milih wanita kayak dia!, anak kita juga kebagian bisikan setan, asyik kali ya jalan berduaan gitu, jadi pengen nih punya selingkuhan…..inilah awal dari niqmat perselingkuhan.

Nah kalau gak mau terjebak dengan perselingkuhan kita hindari semua bentuk-bentuk triggernya.

Kedua : Kesempatan terjadi ketika sebuah kondisi dua lawan jenis berduaan ditempat yang sepi atau ramai tapi terkunci, maka dipastikan setan sebagai orang ketiga akan menari-nari memompa nafsu syahwat kedua lawan jenis untuk melakukan perselingkuhan alias perzinaan, ah gak lah …kita kan bisa jaga diri…, iya satu kali bisa jaga diri, dua kali jaga hati, tiga kali jadi bayi he he he……..

Tetapi kesempatan bukan hanya waktu tetapi bisa berwujud kekuasaan, kekayaan, keindahan tubuh dan kelemahan suami atau istri. Inilah yang sering dijadikan alasan kuat untuk selingkuh baik selingkuh secara legal ( poligami ) ataupun illegal ( jajan ). Lho poligami kok dibilang selingkuh ? lha iya orang Rosulullah saja tidak Poligami kok ! gak poligami gimana, istri Beliau banyak gitu ? Rosulullah nikah lagi bukan karena gejolak nafsunya tetapi karena strategi dakwah membangun dan memaksimalkan potensi SDM, bedanya dengan kita kalau kita kawin lagi alias poligami karena kebelet main biola, ngaku gak ayo ?

Labih jauhnya akan kita bahas khusus dengan judul “ TERNYATA ROSULULLAH MUHAMMAD SAW TIDAK POLIGAMI “, penasaran kan ? ikuti terus ? insya Allah.

Ada satu hal lagi yang membuat kita kebelet selingkuh, yaitu kita lupa dan tidak yakin bahwa ada 40 bidadari - bidadara yang masih suci yang tak sanggup kita lukiskan kecantikan dan ketampanannya yang telah disediakan oleh SWT buat masing-masing kita. Para Bidadari dan Bidadara itu sangat sangat merindukan kehadiran kita di sebuah Istana yang sangat-sangat indah dan mempesona untuk bersama mereguk kenikmatan yang tiada tara dalam waktu yang tak terhingga. Yang pengen kebangetan geblegnya !

Oleh itu jangan pernah merasa hancur, stress apalagi bunuh diri ketika mendengar atau melihat dengan mata kepala sendiri sekalipun pasangan kita terjebak dalam perselingkuhan. Demikian juga ketika kita susah dapat jodoh ? gak usah pusing, sbukkan diri dengan mengurus dan mendidik anak-anak orang yang tidak terurus. Kalau Pasangan kita pas-pasan gak memuaskan ? juga gak usah terlalu difikirin nikmati aja. Rasanya sama ini. Lagian berapa lama sih kita mampu hidup bersama pasangan kita ? sangat-sangat terbatas waktunya, dia pasti kita tinggalkan menghadap Kekasih kita yang sesungguhnya Allah SWT yang akan menghadiahkan kepada kita 40 selingkuhan yang luar biasa nikmat dan dahsyatnya, gimana masih mau selingkuh ??? masih juga ? taruh aja otak kita dibawah perut.

Ingat ada 40 Bidadari-Bidadara yang sudah sangat-sangat merindukan kehadiran kita. Masa kita gak ada kangen-kangennya sama sekali sih sama mereka ?

“Dijadikan terasa indah dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yang diinginkan, berupa perempuan-perempuan, anak-anak, harta benda yang bertumpuk dalam bentuk emas dan perak, kuda pilihan, hewan ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik. Katakanlah, “Maukah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?” Bagi orang-orang yang bertakwa (tersedia) di sisi Tuhan mereka Surga-Surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya, dan pasangan-pasangan ( bidadari-bidadara ) yang suci, serta Rihda Allah. Dan Allah Maha Melihat hamba-hamba-Nya “.
( An-Nisa : 14-15 )

Jadi lupakan saja semua glamour dan fatamorgana perselingkuhan, segeralah kita berinvestasi semaksimal mungkin untuk dapat segera menemui para Bidadari-Bidadara yang telah lama merindukan kita 
READ MORE - NIQMATNYA SELINGKUH

STUDY KASUS – AKUNTANSI MANAJEMEN

Laba yang semakin menurun memaksa manajemen untuk mendekati karyawan agar bekerja untuk lebih ekonomis dan meningkatkan produktivitas. Manajer produksi dijanjikan insentif berdasarkan pengurangan biaya. Manajer produksi merespon dengan (1) peningkatan dalam tingkat produksi; (2) tingkat penolakan yang lebih tinggi dalam kuantitas bahan baku dan komponen yang diterima dari gudang; (3) penundaan pekerjaan perbaikan dan pemeliharaan; (4) ketergantungan pada perbaikan darurat untuk menghindari kerusakan mesin. Kebijakan perbaikan dan pemeliharaan menimbulkan konflik yang serius. Supervisor pemeliharaan berargumentasi bahwa penundaan perbaikan tertentu dalam jangka pendek dan penggunaan teknik perbaikan darurat akan menimbulkan peningkatan biaya di kemudian hari dan dalam beberapa kasus dapat mengurangi umur mesin beserta keselamatan mesin. Bahkan yang lebih serius adalah semakin meningkatnya kebencian yang disebabkan oleh tekanan yang dialami oleh manajer pemeliharaan yang disebabkan oleh tindakan manajer produksi individual dalam memperoleh layanan. Juga dalam beberapa kasus, beberapa departemen produksi yang memproduksinya terhenti akibat kerusakan mesin harus menunggu sementara departemen produksi lain dengan manajer agresif, telah menerima jasa perbaikan atas mesin yang tidak diperlukan untuk produksi yang sekarang. Lebih lanjut lagi, permintaan untuk pelayanan yang segera menyebabkan pekerjaan perbaikan di bawah standar.
Departemen produksi dibebankan dengan biaya actual perbaikan. Suatu catatan atas perbaikan yang dilakukan de departemen produksi individual dibuat oleh manajer perbaikan. Catatan ini, ketika diselesaikan di departemen akuntansi, menunjukkan jam perbaikan, tarif per jam dari pekerjaan pemeliharaan, beban overhead pemeliharaan, dan biaya dari komponen yang digunakan. Catatan ini berfungsi sebagai dasar untuk pembebanan ke departemen produksi. Manajer produksi mengeluhkan system pembebanan tersebut, dengan mengklaim bahwa pembebanan tersebut bergantung pada pekerja pemeliharaan yang melakukan pekerjaan (tarif per jam dan efisiensi), kapan pekerjaan dilakukan (departemen produksi dibebankan upah lembur), dan seberapa hati-hatinya pekerja dalam mencatat waktu dari pekerjaan tersebut.
Berikut data operasi dan biaya yang telah ditentukan sebelumnya (standard) maupun yang actual adalah sebagai berikut:
Departemen Pemeliharaan
Data yang telah ditentukan sebelumnya (awal bulan):
                Tingkat jam pemeliharaan normal per bulan………………………………………………..3200 jam
                Tarif rata-rata per jam untuk pekerja pemeliharaan…………………………………….Rp. 87.000,-
Biaya tetap per bulan:
Supervisi…………………………….………Rp. 98.000.000,-
Peralatan dan perlengkapan..…...Rp. 23.000.000,-
Pos-pos lainnya…………………..……   Rp.    7.000.000,-
Biaya variable per jam pemeliharaan:
Supervisi………………………………………..Rp.  50.000 / jam
Peralatan dan perlengkapan………….Rp. 75.000 / jam
Pos-pos lainnya………………………………Rp.    5.000 / jam
 Data actual (akhir bulan)
Jam pemeliharaan actual ………………………….………….3.355 jam
Pendapatan pekerja pemeliharaan ……………….Rp.  290.000.000,-
Biaya lain-lain………………………………………………….Rp. 170.000.000,-


Departemen Pemasaran & Penjualan
Perusahaan berencana ingin meluncurkan suatu produk baru, namun produk baru ini merupakan follower dari produk-produk pesaing yang sudah ada. Perusahaan mentargetkan untuk merebut pangsa pasar yang selama ini belum dijangkau oleh pesaing yang sudah ada. Berdasarkan survey pasar masih ada sekitar 30% target pelanggan yang belum terserap di pasar. Manajemen agak kesulitan untuk mengambil langkah-langkah strategis karena takut mengalami kegagalan bahwa produknya kelak kalah bersaing di pasaran. Namun sebagai tuntutan untuk mendongkrak penjualan perusahaan, dan mengantisipasi kejenuhan atas produk lama di pasar, secepatnya perusahaan harus segera meluncurkan produk baru tersebut. Adapun perkiraan penjualan dan biaya standar untuk memproduksi produk baru tersebut adalah, sbb:
Biaya produksi variable Rp. 1.350 / unit
Biaya administrasi dan pemasaran Rp. 200 / unit
Harga jual produk Rp. 4.000 / unit
Jumlah FOH tetap Rp. 300.000.000 / tahun
Biaya administrasi dan pemasaran tetap Rp. 150.000.000 / tahun
Finished good inventory 400.000 unit
Produksi 1.200.000 unit
Penjualan 1.500.000 unit

Departemen Pendukung
Sebagai dampak tidak sinerginya diantara departemen-departemen tersebut, sehingga berdampak proses produksi menjadi tersendat. Ketersediaan produksi seringkali tidak mencapai kapasitas optimal. Di bagian penjualan seringkali kesulitan untuk memenuhi permintaan, seringkali terjadi keterlambatan proses pengiriman kepada pelanggan. Sehingga mengakibatkan banyaknya keluhan dari pelanggan yang masuk kepada perusahaan. Penanganan keluhan pelanggan sering kali tidak memuaskan, seringkali setiap telepon yang masuk tidak ada yang menjawab bahkan pelanggan menerima jawaban yang berbeda antara beberapa staf perusahaan tersebut. Demikian pula ditemukan beberapa produk rusak yang diterima hingga di tangan pelanggan. Seiring dengan berjalannya waktu, kinerja perusahaan semakin lama semakin menurun. Pihak manajemen tidak menyadari apa yang menyebabkan penurunan kinerja tersebut. Masing-masing bagian, yaitu bagian produksi, bagian penjualan, bagian distribusi, dan bagian administrasi meyakini kesalahan yang timbul diluar rentang kendali mereka. Belum diketahui penyebab utamanya apakah kerusakan tersebut disebabkan kesalahan produksi atau kerusakan saat dalam perjalanan pengiriman ke tangan pelanggan. Tidak diketahui pula mengapa pengiriman seringkali terlambat atau diterima oleh pelanggan perbeda. Memang selama ini proses yang dilakukan selama ini lebih banyak dilakukan secara manual dan tanpa panduan, seringkali ditemukan kesalahan-kesalahan dalam pengerjaan. Manajemen pernah membeli suatu system program , namun program tersebut tidak dapat berjalan sesuai dengan semestinya. Dalam belakangan ini dalam urusan ketenagakerjaan juga mengalami masalah. Setiap bulannya selalu  ada sejumlah karyawan yang mengundurkan diri dan terpaksa perusahaan harus melakukan perekrutan karyawan baru, hanya sedikit karyawan yang mampu bertahan lama. Tingkat kedisiplinan karyawan berkurang, selalu ditemui karyawan yang sering terlambat masuk kerja dan bahkan beberapa hari tidak masuk kerja.  
Pihak manajemen merasa kesulitan untuk membenahi permasalahan ini, sehingga manajemen memutuskan untuk mencari seorang konsultan manajemen untuk memberikan solusi atas permasalahan diatas.
READ MORE - STUDY KASUS – AKUNTANSI MANAJEMEN

THE DANCING LEADER



The Dancing Leader? Apa pula itu? Pemimpin macam apa pula ini? Padahal sudah banyak dikenal bermacam-macam model pemimpin. Saya coba ambil buku “Paradigma Baru Kepemimpinan”. Dari buku itu saja, dapat kita temukan 27 model kepemimpinan seperti Kepemimpinan yang berani, Kepemimpinan Super hingga Kepemimpinan Emosional.
Menariknya, banyak pakar menggunakan cara yang sama tetapi berbeda kesimpulannya. Secara umum ditandai dengan kalimat, “…setelah mewawancarai ratusan bahkan ribuan pemimpin maka saya menyimpulkan pemimpin adalah….”. Mengapa demikian? Pada dasarnya, kepemimpinan adalah fenomena unik, digeneralisasi pun akan tetap sampai pada kesimpulan yang unik pula.
The dancing leader bukanlah salah satu teori kepemimpinan. Bukan sebuah model kepemimpinan baru. Tidak lagi menambah model kepemimpinan yang sudah banyak. Sama sekali bukan. The dancing leader adalah sebuah teori tindakan (action theory) yang memfasilitasi setiap pelaku untuk menyadari dan menciptakan model kepemimpinannya yang unik.

Apa yang terbayang dibenak anda ketika mendengar kata menari? Anak kecil yang bebas menari? Agnes monica yang menyanyi sambil menari? Penari jawa yang gemulai? Dancing with wolves-nya Kevin Costner? Pretty woman? Kebebasan? Harmoni? Keindahan? (terima kasih buat pak eko, mbak agnes, mas helmi, mas kusnan, mas heri we, mbak ria) Apapun. Bayangkan gambaran yang muncul mengenai menari.
Menari pasti bersangkut paut dengan gerakan (movement) atau rangkaian tindakan. Suatu gerakan sepenuh hati oleh seseorang dalam mengekspresikan diri untuk tujuan personal, sosial atau spiritual. Untuk memainkan sebuah tarian, orang harus menjadi diri sendiri dan melakukannya dengan sepenuh. Menari karena ingin menari. Bukan karena tujuan diluar menari. Entah itu uang. Atau tepukan penonton. Menari berarti menyelaraskan seluruh kapasitas diri. Menari berarti menyelaraskan kapasitas diri dan kapasitas penari yang lain dengan musik pengiring.
Karena ekspresi diri, setiap tarian bersifat otentik. Sebagian orang lebih menyukai tarian samba yang lebih bergelora, orang yang lain memilih memainkan tarian bedoyo yang lebih kalem. Bahkan sebuah gerakan tarian yang sama, dimainkan dengan cara yang berbeda oleh setiap orang. Kita pun bisa menciptakan tarian kita sendiri.
Menjadi seorang penari berarti menjadi orang yang dinamis. Penari bertindak, berupa langkah-langkah yang berulang maupun lirikan mata yang mengundang. Gerakan yang selaras dengan suatu irama dan dengan gerakan penari lain. Penari bergerak mengikuti suatu pakem secara bebas. Fleksibel dalam koridor.
Apapun tariannya pastilah atraktif. Menarik hati. Tetapi penari sejati, tidak pernah memaksakan kehendaknya kepada orang lain untuk menarik perhatian, memaksa orang lain mengikuti gerakannya. Terakhir, setiap tarian menenangkan jiwa. Entah dengan mengekspresikan kegembiraan. Entah dengan menghayati sebuah penderitaan. Entah dengan menampilkan kemarahan yang paling seronok.
Dan terciptalah tarian terindah!
Begitu pula dengan seorang pemimpin sebagai penari. Pemimpin melakukan kepemimpinan dengan sepenuh hati. Setiap orang mempunyai gaya kepemimpinannya yang khas, memainkan tariannya sendiri. Tak heran, kita jadi mengenal begitu banyak model kepemimpinan, yang sesungguhnya semuanya itu sama-sama benar. Kepemimpinannya ditandai dengan adanya tindakan yang ritmis. Pemimpin bukannya mereka yang berdiam diri semata. Ketika menemui tantangan, pemimpin menghadapinya secara fleksibel tetapi tetap dalam koridor. Pemimpin pun harus atraktif, menarik hati orang-orang disekitarnya. Sekaligus, bisa menggembirakan, menenangkan dalam keadaan tertekan, maupun marah dalam situasi yang tepat.
Lalu, apa gunanya the dancing leader? Dalam bekerja, kita berjumpa dengan berbagai perubahan. Perubahan rekan kerja, bawahan, atasan, proses produksi, lingkungan kerja, aturan pemerintah, tugas baru, tuntutan customer, dan yang lainnya. Apabila elemen-elemen itu merupakan sebuah ritme musik, maka seorang penari luwes menarikan tarian yang selaras dengan ritme musik. Mungkin memainkan tari saman. Atau tari yosim pancar. Apapun. Selama sang penari itu menghayati tarian tersebut. Tarian yang membuat dirinya tetap menjadi diri sendiri. Sehingga, hasilnya sebuah tarian yang indah. Tarian yang memuaskan diri sekaligus para penonton.
Begitulah the dancing leader. Ia lihai menciptakan gerak antisipatif terhadap perubahan yang dihadapi. Mungkin ia akan memainkan kepemimpinan super dalam menghadapi tuntutan customer. Di lain waktu, ia akan memainkan kepemimpinan emosional dalam menghadapi bawahan yang keras kepala. Atau, bisa jadi ia akan mengkombinasikan dua model kepemimpinan. Apapun modelnya, ia tetap bisa menikmati mode kepemimpinan itu. Model kepemimpinan yang membuatnya tetap menjadi diri sendiri. Sehingga, ia tetap enjoy dengan kehidupan dan kepemimpinannya, sekaligus ia memuaskan para stakeholder.

Sungguh menakjubkan apabila setiap waktu, di setiap tempat di organisasi, kita bisa menyaksikan berbagai tarian yang menawan. Lebih dalam lagi, mengingat kata-kata berikut:
Talk about dance? Dance is not something to talk about. Dance is to dance. ~Peter Saint James
Maka kita hentikan pembahasan. Siapkan hati. Bergerak. Bergerak. Bergerak. Mengikuti irama hati. Memainkan tarian tercantik kita!
(Source: Majalah People and Bussiness
READ MORE - THE DANCING LEADER

Forum Leader & Manager: "Leading & Managing Breakthrough"


Leading dan managing adalah 2 hal yang serupa, mirip, tetapi tidak sama.
Sederhananya, ada fungsi leader dan ada fungsi manager di tiap organisasi manapun. Leading breakthrough merupakan fungsi dari leader, sedangkan managing breakthrough
adalah fungsi manager. Kedua fungsi biasanya dilakukan oleh orang yang sama [jabatan yang sama, Manager atau GM atau VP atau Kadiv atau Direktur]. Terkadang juga dipisahkan. Yang dipisahkan, biasanya memagari fungsi leading breakthrough [menggerakkan dan mengarahkan organisasi] diberikan kepada Direktur atau Kadiv [sebagai anggota BOD, thinker]. Sedangkan fungsi managing breakthrough [result, hasil] dibebankan kepada GM dan Manajer, doer.

Leading breakthrough

Siapa saja yang memerankan fungsi membuat terobosan? Dalam prakteknya, bisa semua level dalam organisasi. Tetapi, biasanya hanya diperankan oleh seorang leader. Contoh leader adalah Direktur atau Kadiv. yang berperan sebagai pemimpin [leader]. Dan juga bisa contoh lainnya, misalnya GM atau Branch Manager [BM]. Dalam konteks ini, mari kita soroti saja Direktur Sales atau Kadiv Sales sebagai seorang leader [leading people].
Urutan langkah dalam membuat breakthrough, biasanya:

1. Leader men-generate idea [strategic thinking, creativity, innovation process, analisa pasar, analisa ekonomi, performance organisasi dan kompetitor, forward looking study, kajian, brainstorming dan diskusi mendalam]. Leader as thinker, not doer. Strategic thinking adalah fungsi leader dan itu berarti berfikir dengan kompetensi dan pengalaman jam terbang penuh, bukan lagi bertindak.

2. Leader menetapkan mission, goal dan grand strategy [pathfinding, visioning, sebagai contoh: "mencapai penjualan 1000 unit mobil selama 2010 melalui strategy A, B, C."]. Note: perusahaan ini sebelumnya belum pernah mencapai angka sales 1000 unit selama 5 tahun ke belakang. Market share selalu underdog. Kinerja perusahaan [korporasi] buruk.

3. Leader mensosialisasikan mission organisasi ke seluruh organisasi [communicating, sebagai contoh: beberapa perusahaan melakukannya dalam forum: Management Info Meeting, National Sales Meeting, Management Communication Meeting, National Breakthrough Convention, dst yang dihadiri oleh seluruh Manajer keatas].
Leading breakthrough kita akhiri sampai sosialisasi mission 1000 unit mobil sebagai goal.

Managing breakthrough

Setelah Direktur Sales atau Kadiv Sales berhasil meyakinkan BOD dan jajaran GM Sales dan Marketing perusahaan [dari Sumatera ke Papua] bahwa 1000 unit mobil akan diraih tahun 2010, barulah perang [permainan] sesungguhnya dimulai. Tahapan managing breakthroughnya adalah sbb.:
Dalam tahapan ini, Direktur Sales atau Kadiv Sales selain as leader ia juga memerankan fungsi as manager [doer, executor]. Memanage hasil day-to-day di lapangan dan di layar computer. Ia harus berada di lapangan, paling tidak 60% dari waktunya bertindak. Sisanya 40% ia lakukan untuk menganalisa dan memikirkan strategy baru. Managing adalah bertindak, berbuat nyata mencapai sales. Proses berfikir strategis berhenti sampai disini. Ia harus menjadi pengendali field operation, komandan tempur lapangan.

1. Direktur Sales atau Kadiv Sales menetapkan goal-setting [breakdown]  1000 unit ke, say, 5 GM Sales dan Marketingnya sbb.:
GM A mendapat target 200,
GM B mendapat target 300,
GM C 100,
GM D 200 dan
GM E 200.
Total = 1000 unit mobil.
NEW sales target tsb telah menjadi KPI masing-masing GM selama tahun 2010.
Spanduk dipasang di tiap Region, tanda dimulainya "gebrakan" baru perusahaan. Motivasi digelorakan dari Sumatera ke Papua. Yell-yell tiap Region diciptakan untuk menggelegarkan genderang revival kinerja tinggi.

2. Direktur Sales atau Kadiv Sales melakukan aligning & empowering dengan BOD dan Kadiv lainnya, misalnya: melaunch program promosi baru di dealer dan showroom, melakukan "heavy" advertising TV dan koran selama 8 bulan dengan budget 20M, menjalankan brand aktivasi di mall, office area, menciptakan sistem distribusi yang standardized, menyetujui penambahan budget sales 20%, mendeklarasikan sales drive di divisi lainnya, misalnya: finance, HR, supply chain, manufacturing, logistic, dst.

3. Direktur Sales atau Kadiv Sales  menjalankan role-modelling, contoh : memotivasi seluruh GM dan Manajer di seluruh region untuk mencapai 1000 unit, mengawal langsung penjualan mobil setiap minggu [memonitor weekly sales review], melakukan penjualan langsung ke dealer dengan turun lapangan, melakukan joint-visit ke main dealer dan pusat penjualan, mengatasi problem lapangan dengan  pengambilan keputusan yang cepat dan handal di lapangan, memberikan penghargaan [reward] berupa bonus dan incentive bagi GM dan Manajer yang berhasil mencapai KPInya pada periode bulanan, menyelenggarakan the Best Achievement, melatih para sales counter, salesman, supervisor dan para SPG, melakukan Monthly Celebration Together [MCT] untuk GM yang sukses mencapai target bulanannya, dst, dst.


READ MORE - Forum Leader & Manager: "Leading & Managing Breakthrough"

Terms of General Banking

About Terms of General Banking, sometimes there are some do still confused. As the term of General Banking bilyet eg, deposits, remittance and others. Although it is often heard that there may also still unclear. And here are some of General Banking term we commonly hear.

General Banking Terms

1. Collateral or Collateral

Collateral is collateral deposited by a debtor (borrower) to the bank as a lender, in order to finance or credit facilities from the bank to the debtor.

2. ATMs or Automated Teller Machine

ATM is a machine that uses a computer system and used to withdraw cash, interbank transfers, pay bills and more. The ATM machine is enabled by using a magnetic card (like a credit card) that have the codes and passwords.

3. Bilyet

Bilyet is written proof such as memorandum, and other forms containing information and or an order to pay, and can be used as proof of the transaction.

4. Interest rate of Bank or Bank

Bank interest is a reward that information available by the bank (for saving money) to clients on funds deposited ang. Bank interest is calculated based on a percentage (%) of the principal specific customer deposits. Bank interest rate depends on each bank.

5. Check or Cheque

The check was written order made by the client to the bank to withdraw the money according to the amount written in the check. Could check on behalf of himself (withdraw funds to their own) or fiat (others).

6. BLACK LIST (BLACK LIST)

List of individual customer names or companies to be sanctioned for doing certain actions that harm the banks and the public.

7. DEPOSITS (TIME DEPOSIT)

Time deposits are deposits that may only be withdrawn at any given time based on the agreement with the bank's depositors.

8. GIRO (CURRENT ACCOUNT)

Demand deposits are deposits which may be withdrawn at any time by check, bilyet gori, other forms of payment order, or the entry.

9. INKASO (COLLECTION)

Collection is billing checks, money orders, and other debt securities to the issuer of the securities and receive paymentfrom the payer bank (paying bank).

10. SECURITY BANK (BANK GUARANTEE)

Guarantee payments made to recipients warranty, if the party does not fulfill its obligations guaranteed.

11. DEBIT CARD (DEBIT CARD)

Bank cards that can be used to pay for a transaction / and or withdraw funds at the expense of the relevant cardholder account using a PIN (personal identification number)

12. CREDIT CARDS (CREDIT CARD)

The cards are issued by banks or credit card management company which entitles the people who meet certain requirements are named on the card to use it as a payment on account for the acquisition of goods or services, or to withdraw cash in the credit limit as set by the bank atai management company credit card.

13. SHIPMENTS OF FUND (FUND TRANSFER)

Transfer of funds between accounts related to accounts or third parties; Overseas remittances between financial institutions and other financial institutions sender as the receiver.

14. CLEARING (CLEARING)

Calculation of debts among the participants concentrated in one place by mutual surrender of securities and commercial papers set to be taken into account.

15. DEPOSIT BOXES (SAFE DEPOSIT BOX)

Safe property rental services or securities of specially designed steel material and placed in a repertoire that is strong, resistant and refractory unloading to maintain the security of stored items and provide security for its users.

16. CREDIT (CREDIT)

Provision of money or bills that can be equated with that based on an agreement between the bank lending to the other party that requires the borrower to repay the debt after a certain period of time with interest.

17. Deposit Insurance Corporation (LPS)

Legal entity conducting the guarantee of customer deposits.

18. PIN (Personal Identification Number)

Secret number given to card holders (credit cards, ATM cards, debit cards, etc.) that the code number can be given by a bank or finance company or determined by the card holder.

19. PRINCIPLES KNOW YOUR CUSTOMER (KNOW YOUR CUSTOMER)

Principles applied by the bank to know your identity as the customer and monitor customer transactions.

20. DEBITOR INFORMATION SYSTEM (SID)

The system provides information regarding the debtor that is produced from the debtor reports received by Bank Indonesia from the reporting agency.

21. SAVINGS (SAVINGS)

Deposits which may be withdrawn in accordance with certain agreed conditions, but can not be withdrawn by check, giro, and / or other equivalent devices with it.

22. TRANSFER / Remittance

Services account holders to send money from one account to the other owner or owners of the same account, from one city to another city or to the same city, in Rupiah or foreign currency.

23. CUSTOMER SERVICE UNIT (CUSTOMER RELATION)

Section or unit responsible bank to answer questions and resolve customer complaints encountered. The unit is usually called the customer service unit or for customer service over the phone called the call center. (Source term general banking: www.bi.go.id)
READ MORE - Terms of General Banking

Network Is Key

Mr Jusuf Kalla said, "One enemy is too much for the entrepreneur". Now that he's the key, so if you want to build a business then you need to build an extensive network.

Your buyer is also a human right not a robot? So you must be smart to communicate with people to find a buyer. Maybe like that easy.

And what about the online business, what need to network? Yes yes dong! I several times saw newbie who is active in a group at Kaskus, goods sold like hotcakes. That is one small example wrote that I found on Kaskus hehe.

If in business online us find subsciber pake autoresponder just my opinion it is still less effective, effective yes join together a community. Do not direct promotion of products you sell are already relaxed aja sustenance wong's not going anywhere right? So soft selling wrote. Good acquaintance ntar he'll explore who the hell we are.

Okay it wrote for this article may be useful yes!
READ MORE - Network Is Key

Blog Traffic - for advertising program

Blog Traffic There are many articles that discuss how to increase traffic to your blog / web. Each has a different way to remember who each other's experiences Blogger / Webmaster is also not the same. Well on this occasion Open Secret Blogspot will share a little insight & experience about the efforts to raise your blog traffic. In previous articles, I've discussed about how to increase the number of pageview blog. Is it the same? No. Traffic is much more complex than the number of page view, despite efforts to raise almost the same. Blog traffic is used as an ingredient analysis of your blog / website as a whole to know many things, from the level of visitors (visitors), page view, to the prevailing trends reply. Traffic is the main purpose of the various businesses who do bloggers / webmasters. Therefore, this article will be quite long: p, although the point is 10 points summarize the important effort to increase blog traffic.

What Is Traffic Blog / Website ?
Traffic blog / website is the amount of data being sent / received visitors from / to a blog / website. Traffic was determined from the number of visitors and the number who visited the page. Blog / web using this data to determine the traffic that comes and goes (incoming and outgoing traffic), which pages are most visited yg (popular), who became the topic of any trend, and to know the level of visitors as well as the popularity of your blog / website as a whole. This data is then used to evaluate the structure blog / web, determining the topic, see the weaknesses, etc..

So, traffic blog / web far more than just a blog crowd indicators. If we can use data traffic well, we can fix many things and continue to increase traffic. One of the traffic analysis services who best known of course is Alexa. We can see the conditions of your blog / website in terms of number of visitors, reach, page view, search, demographics of visitors, search trends, bounce rate, etc.. Other traffic analysis services who is more complex and has a deep analysis is Google Analytics.

READ MORE - Blog Traffic - for advertising program