Home | About Me | Contact | Sitemap | Link Exchange

Baca Ini

|

Mobil Sahabat Petualang Daihatsu Terios 7-Wonders

Mobil Sahabat Petualang Daihatsu Terios 7-Wonders - Sahabat Auto Financial Advertising disini saya akan memberikan sebuah cerita perjalanan sebuah tim dari Daihatsu yang menjelajahi Indonesia dengan sebuah Mobil tangguh dan Sahabat semua tentunya sudah mengetahui mobil tersebut. Apalagi kalau bukan Daihatsu Terios 7 Wonders. Dengan sebuah tema Terios 7 Wonders, perjalanan petualangan yang dbawakan oleh Daihatsu. Menggambarkan bahwa brand Daihatsu Terios merupakan "Mobil Sahabat Petualang" yang tangguh.

Mobil Sahabat Petualang Sejati adalah tema yang diusung oleh Daihatsu Terios 7-Wonders di bulan oktober 2012 ini. dengan menggunakan 3 unit Daihatsu Terios Hi-Grade Type TX AT dan TX MT dengan mesin 3SZ-VE DOHC VVT-I 1.495cc tim Jurnalis beserta Daihatsu melakukan kegiatan Jelajah keindahan alam Indonesia dalam rentang eksplorasi pulau Sumatera hingga Sabang,

Mobil Sahabat PetualangPerjalanan Daihatsu Terios 7-Wonders yang akan memakan waktu hingga 14 hari ini, fokus pada eksplorasi keindahan alam Sumatra hingga titik nol kilometer di Sabang. Dalam perjalanan ini juga, Daihatsu beserta tim yang melakukan ekspedisi, akan singgah di tujuh lokasi produsen kopi Luwak yang sudah ternama hingga mancanegara.
" Selain merangkum semua keindahan alam yang tersaji sepanjang rute perjalanan, kami juga melakukan aktivitas CSR dengan meberikan bantuan kepada Posyandu binaan serta memberikan bantuan kepada UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) diwilayah Bengkulu dan Medan. Dan perjalanan ini merupakan bentuk uji performa Daihatsu Terios dengan beragam medan jalan yang memang sesuai dengan peruntukan Daihatsu Terios sebagai SUV sejati, hal ini sejalan dengan kampanye kami, Daihatsu Terios, Sahabat Petualang,”"ujar Amelia Tjandra Marketing Director PT ADM.

Kenapa harus memilih daerah sumatera untuk kegiatan ini?



Mobil Sahabat Petualang

Dengan berbagai pilihan daerah di seluruh indonesa Pulau Sumatera yang menjadi target petualangan selain terkenal dengan keindahan alamnya yang memiliki karakter jalan yang bervariasi dijajaran pegunungan Bukit Barisan, Sumatera juga terkenal sebagai penghasil kopi berkualitas, dan sejalan dengan tema perjalanan team 7-woders yaitu  "Sumatera Coffee Paradise"

Mobil Sahabat PetualangSelama perjalanan Mobil Sahabat Petualang, tim Terios 7-Wonders akan mengunjungi 7 spot kopi yang terkenal di Sumatera. yaitu Liwa, Lahat, Pagaralam, Empat Lawang, Bengkulu, Tarutung dan Takengon.

Misi utama dari perjalanan ini adalah mengguggah mata dunia akan kekayaan alam Indonesia khususnya pulau Sumatera. Sepanjang perjalanan dari lampung sampai Sabang, terdapat tujuh spot produsen kopi yang akan menjadi bagian dari eksplorasi kekayaan alam dan budaya Indonesia selama perjalanan.

Perjalanan pembuka di hari pertama, tim menempuh jarak hingga 567 km dari Jakarta menuju Liwa. Liwa yang masuk dalam wilayah Lampung Barat, memiliki hawa yang sejuk khas pegunungan.

Kegiatan Petualangan Mobil Sahabat

Kopi Luwak Liwa Lampung

Petualangan Terios 7-Wonders dimulai hari Sabtu tanggal 10-10-2012 dengan disaksikan oleh jajaran management dan staf Astra Daihatsu Motor (10/10). Tim petualang yang terdiri dari 10 orang ini akan melibas keindahan alam pulau Sumatera dengan tiga unit Daihatsu Terios TX-AT (2 unit) dan Terios MT (1 unit). Berangkat pukul 23.00 dan sampai Liwa pada pukul 17.00 keesokan harinya dengan rata-rata kecepatan 120 km dijalan Antar Lintas Sumatera dan kecepatan 40 km/jam menjelang memasuki kota Lampung.

Setelah memasuki kota Liwa Tim masih harus menuju target pemberhentian selanjutnya ke Danau Ranau yang masih tersisa jarak sekitar 25 km dari kota Liwa. Sesampainya di tepian Danau Ranau yang sudah gelap gulita, dengan disambut oleh hawa dingin yang menusuk. Setelah beristirahat melepas lelah, Kopi Luwak khas Liwa menjadi santapan pertama tim di pagi buta.

Untuk Ulasan selengkapnya silahkan baca di sini dan di bagian ini

Merangkul Keindahan Dalam Secangkir Kopi


Mobil Sahabat PetualangDanau Ranau adalah danau terbesar kedua di pulau Sumatera. Danau yang terbentuk akibat gempa bumi yang dahsyat akibat letusan gunung vulkanik. Sebuah sungai besar yang sebelumnya mengalir di kaki gunung vulkanik berubah menjadi jurang. Berbagai jenis tanaman termasuk semak belukar yang secara lokal dikenal sebagai Ranau, tumbuh di tepi danau dan sisa-sisa letusan berubah menjadi Gunung Seminung.  Gunung yang terlihat hanya siluetnya dari lokasi menginap tim Mobil Sahabat Petualang. Menikmati suasana Danau Ranau di pagi hari sungguh menyegarkan, apalagi dengan di temani secangkir kopi panas yang beraroma khas ditemani sejuknya udara sekitar. Cerita Selengkapnya bisa anda ikuti disini

  

Kopi Lahat

Di salah satu ujung gang di pinggir jalan di kota Lahat tim sempatkan untuk ngobrol-ngobrol dengan Bupati Lahat sembari menikmati kopi khas Lahat. “Lewat secangkir kopi ini, saya mewakili masyarakat Lahat menawarkan persahabatan yang tulus. Saya sangat bangga dan gembira Lahat jadi salah satu tujuan tim 7Wonders,” lanjut bupati yang hobi sekali melahap trek off-road penuh tantangan.

Menurutnya kota Lahat adalah kota tertua di Sumatera. Usia kota Lahat saat ni sudah mencapai 130 tahun. “Kota Lahat ini dirancang oleh Belanda ketika menjajah di Indonesia. Blue print kota Lahat berupa gambar skets sudah ditemukan lo,” tutur Aswari. Berbagai peninggalan Belanda pun bisa ditemukan di Lahat. Salah satunya adalah Sekolah Dasar Santo Yosef dan juga berbagai bangunan tua lainnya. Ingin Tahu lebih AJuh Tentang kegiatan dilahat silahkan baca di Secangkir Kopi Lambang Persahabatan

Kopi Pagar Alam

Mobil Sahabat Petualang
Keindahan Kopi Gunung dan Sungai dipagalaram mewarnai perjalan tim saat berada dipagalaram, mobil harus melewati sungai yang tidak menjadi permasalahan karena Ground clearence yang tinggi membuat Daihatsu Terios bisa melewati rintangan ini dengan baik. Eksplorasi kopi Pagaralam sangat banyak menyimpan petualangan yang menarik, dan sangat menyenangkan mulai dari kopi pagaralam dan perkebunan teh di gunung dempo sampai sungai-sungai yang membentang di kawasan perkebunan dipagaralam





Kopi Lawang

“Kopi adalah salah satu komoditas andalan kabupaten Empat Lawang” adalah icon dari Kabupaten hasil pemekaran kabupaten Lahat. Kota Empat Lahat atau Tebing Tinggi ke kota Pagaralam via desa Jarai – Pendopo sebenarnya cukup baik. Hanya saja tidak begitu lebar dan rutenya berkelok-kelok. Kondisi jalanan sendiri relatif sepi dengan pemandangan hutan di kanan dan kirinya. Kopi di Empat Lawang ini berbeda. Ini merupakan hasil percampuran Arabica dan Robusta. Wujud aslinya Robusta tapi aromanya Arabica. Bisa dibayangkan bukan gimana nikmatnya.

Mobil Sahabat Petualang
Kabupaten yang satu-satunya memakai biji kopi sebagai maskot daerahnya ini memang mempunyai tanaman kopi yang lumayan produktif. Hampir di semua tempat di daerah Empat Lawang memiliki kebun kopi yang hasilnya dapat diandalkan. Bukan hanya kopi daun dan batang kopi juga bisa dimanfaatkan untuk kerajinan khas Kabupaten Empat Lahat. Selain Kopi Kabupaten Empat Lahat juga banyak terdapat Durian dan jika sedang musim durian harga satu buah hanya tiga ribu rupiah.

Kopi Talang Padang 

Rombongan bergerak menuju ke Curup – salah satu sentra penghasil kopi di daerah Bengkulu melalui Kepahiang. Jalanan berkelok-kelok naik dan turun membuat kami seolah sedang menari bersama Terios. Jalanannya relatif sepi namun sempit. Pemandangan alamnya sungguh menyejukkan mata.

Dibengkulu Selain kopi banyak tempat tujuan wisata yang bisa dikunjungi selain terkenal dengan bunga Rafflesia Arnoldi kita juga bisa berkunjung ke tempat pengasingan Bung Karno, serta rumah pribadi Ibu Fatmawati Soekarno Putri. Letaknya di jalan Fatmawati Bengkulu. Rumah bersejarah yang masuk dalam aset pemprov Bengkulu ini cukup terawat.

Kopi Sidikalang Sumatera Utara

Mobil Sahabat PetualangDari Bengkulu menuju Bukittinggi melalui Muko-Muko Padang. Saatnya menjajal jalanan di jalur pantai barat trans Sumatera. Kalau sebelumnya didominasi pegunungan dan hutan, kini lebih banyak menikmati pemandangan pantai. Selain cuaca panasnya lumayan menyengat berkisar 35 derajat Celcius, tikungan-tikungan yang ada juga lebih tajam. Sementara karakter tanjakan dan turunannya kurang lebih sama dengan jalur sebelumnya. Kota Bukittinggi yang juga disebut kota Seribu Ngarai memang punya keindahan alam yang memesona.

Dalam sejarah perkopian Indonesia desa yang jadi pusat kopi Arabica pertama kali di tanam adalah Desa Pakantan – Mandheling Natal. Nama Desa Simpang Banyak Jae Ulu Pulud memang tidak disebutkan. Tapi bisa jadi ini juga salah satu pusatnya. Mengingat masih dalam satu wilayah dan juga berada di ketinggian 1.200 m dpl. Desa yang berada di lembah di antara dua bukit ini seperti desa yang hilang. Jika jalanan yang dilalui bukan aspal tapi jalan tanah pasti akan terasa sekali suasana jauh dari peradaban. Kopi didesa ini ada dua macam yaitu kopi Arabica dengan Robusta

Kopi Luwak Gayo Aceh.

Mobil Sahabat PetualangKopi Gayo sendiri merupakan kopi jenis Arabica dengan cita rasa yang khas. Hebatnya lagi kopi yang diproduksi Kabupaten Gayo ini sudah merambah ke Eropa Timur dan juga Amerika. Selain kopi Gayo Blendeed ada juga kopi dari Luwak liar yang sekarang mulai ramai digemari banyak orang. Untuk MAlam di Kabupaten Gayo anda bisa menikmati makan malam dengan menu ikan asam pedas khas Takengon… Ikannya sendiri diambil dari Danau Laut Tawar.

Mobil Sahabat PetualangDi setiap pekarangan rumah penduduk, hampir tak ada yang dibiarkan terbuka tanpa ditanami kopi. Letak geografis yang menjadi salah satu rangkaian bukit barisan tentu punya kelebihan tersendiri. Tanahnya subur dan curah hujannya juga lumayan tinggi. Karena letaknya kurang lebih 1.300 m dpl maka sangat cocok untuk menanam kopi jenis Arabica. Makanya selain di Mandailing Natal, masyarakat Gayo – demikian penduduk Takengon biasa disebut jadi salah satu bagian sejarah penting dalam perkembangan kopi Arabica di Sumatera bahkan hingga mendunia.

Akhir Petualangan bersama Mobil Sahabat Petualang

“Selamat! Terima kasih tim Terios 7-Wonders sudah berhasil mennyelesaikan seluruh etape perjalanan panjang ini tanpa ada kendala berarti. Terbukti Terios adalah SUV yang tangguh!” komentar Amelia Tjandra Direktur Marketing PT ADM. Itulah ucapan Selamat yang diterima Tim Petualang saat Seremoni singkat menandai berakhirnya ekspedisi ini dilakukan di Tugu “Nol” Kilometer. Rangkaian perjalanan panjang tim Terios 7-Wonders sepanjang 3.657 km selama 15 hari berakhir di tugu “Nol” Kilometer dengan selamat dan sukses. Perjalanan ini cukup penuh petualangan dan pengalaman baru buat tim dan semua yang membaca pengalaman yang ditulis tim jurnalis. Nah Sahabat Demikianlah Review tentang Mobil Sahabat Petualangan terios 7-Wonders di blog saya ini semoga memberikan informasi yang berharga dan bisa jadi referensi saat anda ingin bertualang di Sumatera pulau yang juga dikenal sebagai Coffe Paradise
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Mobil Sahabat Petualang Daihatsu Terios 7-Wonders
Ditulis oleh Ira Yuniarti
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://auto-advertising.blogspot.com/2012/11/mobil-sahabat-petualang-daihatsu-terios.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini. Tak lengkap rasanya jika kunjungan anda di blog

Auto Financial Advertising

tanpa meninggalkan komentar. Untuk itu silahkan berikan tanggapan anda pada kotak komentar di bawah. Semoga artikel Mobil Sahabat Petualang Daihatsu Terios 7-Wonders ini bermanfaat untuk anda.
Title Post:
Mobil Sahabat Petualang Daihatsu Terios 7-Wonders

URL Post:
http://auto-advertising.blogspot.com/2012/11/mobil-sahabat-petualang-daihatsu-terios.html

1 komentar:

Agus Mulyadi said...

Reviewnya mantep, cuma gambarnya kok ada yang pecah ya mas,,,, kunjungi review saya juga ya mas

December 4, 2012 at 6:42 AM icon_financial

Post a Comment